Pandemi Covid – 19 yang berawal dari kota Wuhan China, telah menghancurkan kehidupan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat di pelosok dunia sejak kemunculannya. Tanggung jawab terbesar dan terberat untuk menemukan vaksin covid -19, obat – obatan, bahan – bahan kimia dan berbagai metode untuk mengatasi penyebaran dan dampak yang ditimbulkan covid – 19 akan dipikulkan pada para saintis. Penyelesaian masalah covid -19 atau mungkin berbagai jenis virus dan penyakit yang akan muncul setelahnya menyebabkan regenerisasi saintis menjadi hal yang sangat penting. Saintis – saintis muda yang memiliki semangat,  ide baru dan pengetahuan faktual tentang teknologi mutakhir di bidang analisis dan sintesis molekul, makromolekul, dan supramolekul sangat dibutuhkan.

Penguasaan pengetahuan faktual tentang teknologi mutakhir di bidang analisis dan sintesis molekul, makromolekul, dan supramolekul merupakan salah satu kemampuan yang menjadi target lulusan fakultas MIPA.  Seiring dengan salah satu visi dari fakultas MIPA untuk mengembangkan penelitian dan pengembangan sains yang berorientasi pada kebutuhan pengguna dan masyarakat, fakultas MIPA menyediakan berbagai fasilitas penunjang, seperti laboratorium berikut beragam alat uji seperti FTIR, AAS, HPLC, dan lain lain.

Pencarian berbagai bahan obat, terutama yang berasal dari bahan alam telah menjadi fokus penelitian fakultas MIPA.  Beragam bahan alam telah diteliti, seperti bagian akar, batang, daun dari tanaman jambu bol, jambu mawar, pohon kelor, dan beragam tanaman khas Indonesia lainnya. Bahan obat dengan sifat antioksidan, antikanker, antidiabetes, antibakteri bahkan antivirus berpeluang untuk ditemukan dari bahan – bahan alam tersebut.

Upaya sosialisasi penggunaan bahan alam sebagai bahan obat pada masyarakat gencar dilakukan oleh mahasiswa dan staf pengajar fakultas MIPA melalui berbagai kegiatan pengabdian pada masyrakat, seperti program Kampung Pejabat ( Pengolahan Jamu dan Obat) di desa Bunisari kecamatan Malangbong, sosialisasi TOGA (Tanaman Obat Keluarga ) di desa Karyamekar Kecamatan Pasirwangi dan dibeberapa desa lainnya.

Upaya pelibatan mahasiwa dalam program pengabdian masyarakat bertujuan melahirkan saintis muda yang memiliki keinginan untuk memiliki ilmu yang dapat di amalkan guna memecahkan masalah di masyarakat.  Semoga dari fakultas MIPA UNIGA yang terletak di kota garut diharapkan lahir saintis – saintis muda yang memiliki pengetahuan, sikap, keterampilan, profesionalisme yang baik. Saintis saintis muda yang mampu menghadirkan solusi bagi dirinya, keluarganya, agamanya bangsa dan negaranya.

…… from swiss van Java……

                                   ……. will continue to emerge young scientists …..

                                                                                        ……. The problem solver…..

Created By : Nenden Fauziah, M.Si.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.